backgroud
logo

Ekspresi

 

Emosionalitas '1917',Pemenang Film Bergerak Terbaik Golden Globes 2020

Emosionalitas '1917',Pemenang Film Bergerak Terbaik Golden Globes 2020

 
Emosionalitas  '1917',Pemenang Film Bergerak Terbaik Golden Globes 2020
Adegan perang dunia 1 dalam film '1917'.
WJtoday
Minggu, 19 Januari 2020 | 10:00 WIB
WJToday - Sejak rilis perdana pada Natal 2019, film 1917 seketika menggemparkan dunia. Film bertema perang dunia I ini berhasil memenangkan Film Bergerak Terbaik dalam ajang bergengsi Golden Globes 2020. Film karya sutradara Sam Mendes ini mendapat pujian dan sambutan positif oleh para kritikus dan penggemar film. Penonton seakan diajak untuk melewati perjalanan yang sangat emosional dan mendebarkan selama perang dunia I.

Menggandeng aktor Benedict Cumberbatch, dan para bakat muda yang sedang naik daun, akting yang dipajang dalam film ini sangat fenomenal. Namun, aspek yang paling mengesankan adalah aspek one-shot, dengan film ini ditampilkan sebagai satu adegan yang panjang.

Tahukah Anda, jika ada banyak detail rumit yang menjadi tantangan dalam pembuatan film bersejarah ini. Berikut adalah 5 hal yang tidak Anda ketahui tentang pembuatan tahun 1917, seperti dilansir screen rant, Sabtu (18/1)

 
Sembilan Menit
Sesuatu yang tidak akan dipertimbangkan oleh banyak penggemar film adalah kenyataan bahwa pengambilan terlama yang akan mereka ambil pada satu waktu adalah sekitar sembilan menit.

Ini cukup panjang untuk satu adegan, terutama ketika Anda mempertimbangkan fakta bahwa akan ada begitu banyak bagian yang bergerak pada setiap waktu.

Sementara Sam Mendes tidak mengungkapkan dengan tepat berapa banyak adegan yang mereka ambil, dia mengungkapkan bahwa butuh 65 hari untuk menyelesaikan semuanya ke tingkat yang sempurna.

Merasa seperti satu kamera
Sam Mendes, bersama dengan sinematografer terkenal Roger Deakins, dan tim mereka jelas menggunakan berbagai kamera yang berbeda sepanjang pembuatan film. Namun, fokus utama Mendes di sepanjang film adalah untuk mencoba dan membuatnya ‘merasa’ seperti hanya ada satu kamera yang digunakan untuk memfilmkan semuanya menjadi satu.

Film ini benar-benar terasa seperti hanya ada satu orang dan satu kamera mengikuti seluruh film, itulah sebabnya sangat mudah untuk terhubung dan merasa tenggelam dalam setiap aksinya.

Persiapan
Berakting untuk adegan perang, tentu memiliki kesulitan dan tantangan tersendiri. Namun, itu menjadi sedikit lebih mudah dengan kenyataan bahwa mereka semua yang terlibat dalam film ini, telebih dahulu telah memiliki jadwal latihan yang intens  selama enam bulan, sebelum berakting ke pembuatan film yang sebenarnya.

Cuaca
Selain unsur-unsur teknis pembuatan film, salah satu bagian tersulit adalah kru harus berurusan dengan cuaca. Meskipun cuacanya cenderung memainkan masalah pada set film apa pun, hal ini menjadi tugas dan kerja keras yang harus dilakukan oleh semua kru.

Tantangan Besar
Mengambil tantangan untuk memfilmkan adegan perang besar, tentu merupakan hal yang sangat sulit. Namun, itulah diambil oleh Sam Mendes. Dia mengakui bahwa tantangan terbesar dari semua adalah harus berurusan dengan medan dan melakukan adegan-adegan yang intensif dan sensitif dalam satu bagian utuh.

Dan terbukti, segala kesulitan, risiko dan kerja keras Sam berhasil membawa film ini menjadi salah satu “saksi” sejarah perang terbesar dunia.***

WJT / Wan

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya