backgroud
logo

Trensosial

 

WHO Anjurkan Pemakaian Frasa 'Physical Distancing' Bukan 'Social Distancing'

WHO Anjurkan Pemakaian Frasa 'Physical Distancing' Bukan 'Social Distancing'

 
WHO Anjurkan Pemakaian Frasa 'Physical Distancing' Bukan 'Social Distancing'
WHO Anjurkan Pemakaian Frasa 'Physical Distancing' Bukan 'Social Distancing'. (bbc magazine)
WJtoday
Senin, 23 Maret 2020 | 10:44 WIB
WJtoday.com - Pandemi Covid-19 membuat istilah social distancing menjadi populer. Dari presiden hingga masyarakat awam banyak menyebutkan istilah ini terkait dengan virus mematikan tersebut dengan pemaknaan menjaga jarak. Tindakan menjaga jarak dilakukan untuk mencegah penularan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menganjurkan dan mendorong penggunaan frasa physical distancing yang berarti "menjaga jarak fisik" daripada penggunaan frasa social distancing (menjaga jarak sosial).

Seperti dikutip dari Reuters, WHO mengubah frasa untuk merekomendasikan "jarak fisik"  daripada "jarak sosial" untuk mendorong masyarakat agar tetap terhubung melalui media sosial,

Menurut WHO, gagasan pengubahan itu adalah untuk menjernihkan pemahaman bahwa perintah untuk tetap di rumah selama wabah virus corona jenis baru (COVID-19) saat ini bukan tentang memutuskan kontak dengan teman dan keluarga, tetapi menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit itu tidak menyebar.

Untuk itu, WHO menjelaskan bahwa langkah menjaga jarak fisik dan mengkarantina diri bila sakit memang baik untuk menahan penyebaran COVID-19, namun bukan berarti membuat orang-orang menjadi terisolasi secara sosial.

Masyarakat tetap perlu melakukan interaksi sosial, terutama dengan memanfaatkan teknologi informasi dan menggunakan media sosial. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya