backgroud
logo

Persib

 

Liga 1 Dihentikan karena Covid-19, Tim Persib Diliburkan hingga Waktu tak Ditentukan

Liga 1 Dihentikan karena Covid-19, Tim Persib Diliburkan hingga Waktu tak Ditentukan

 
Liga 1 Dihentikan karena Covid-19, Tim Persib Diliburkan hingga Waktu tak Ditentukan
Latihan yang digelar di Inpire Area, Minggu (22/3/2020) jadi yang terakhir sebelum tim diliburkan.. (simamaung.com)
WJtoday
Rabu, 25 Maret 2020 | 07:47 WIB
WJtoday, Bandung - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) memutuskan meliburkan tim Maung Bandung dari segala aktivitas.

Hal tersebut dilakukan setelah PSSI memutuskan menangguhkan pelaksanaan kompetisi Liga 1 2020 lebih lama akibat makin merebaknya penyebaran Covid-19. Sebelumnya, kompetisi baik Liga 1 maupun  2 dihentikan sementara selama 2 pekan sejak 15 Maret lalu, seiring jadwal jeda kompetisi karena kalender FIFA. Namun menyikapi situasi terkini perkembangan virus Corona yang mulai banyak menelan korban, PSSI memutuskan menangguhkan kompetisi.

Tim Persib sendiri sedianya dijadwalkan menggelar latihan pada Selasa (24/3/2020). Namun setelah manajemen menggelar rapat tertutup terkait penyebaran Covid-19 yang memutuskan meliburkan tim, Supardi Nasir dan kawan-kawan batal berlatih.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts menegaskan, keputusan meliburkan tim dilakukan demi menjaga kesehatan para pemain.
 
“Dengan situasi saat ini, setelah berdikusi dengan jajaran manajemen, tim ini harus diliburkan. Ini semua demi menjaga kami agar terhindar dari wabah (Covid-19) yang sudah tidak bisa dianggap remeh lagi,” kata Robert seusai mengikuti rapat di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Selasa (24/3/2020).

Selama masa libur kompetisi ini, Robert meminta para pemainya, termasuk ofisial untuk tetap menjaga kesehatan. Caranya yakni dengan lebih banyak berad di rumah untuk menghindari paparan virus Corona. Sehingga saat tim kembali berkumpul, para pemin dalam kondisi sehat untuk mengikuti latihan.

“Saya ingin kalian semua tetap di rumah. Jangan melakukan hal tidak penting yang membuat kalian ke luar rumah. Ini demi kebaikan bersama. Sampai bertemu lagi dan saya harap kita semua berkumpul dalam keadaan sangat sehat,” tandas Robert.

Hasil gambar untuk ketua pssi m iriawan tangguhkan kompetisi liga 1
PSSI dan PT LIB saat menggelar rapat bersama semua manajemen klub Liga 1 dan 2 yang membahas penghentian sementara kompetisi pada Senin (16/3/2020) lalu. PSSI hinga kini belum mencabut keputusan penghentian kompetisi tersebut karena makin merebaknya pandemi Covid-19.  (istimewa/humas pssi) 

PT LIB Susun Kembali Jadwal Kompetisi
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan telah mengirimkan surat kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) tentang tentang penghentian sementara kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Hal tersebut terkait pandemi virus Corona yang makin merebak di Indonesia.

Kompetisi sendiri sebenarnya sudah dihentikan sejak 15 Maret lalu, seusai laga Pekan 3. PSSI pun belum memberikan mandat pencabutan kembali penghentian kompetisi. Keputusan melanjutkan kompetisi akan bergantung pada perkembangkan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara waktu dihentikan,” kata Ketum PSSI M. Iriawan kepada LIB, dikutip liga-indonesia.id.

“Pencabutan atas penghentian Shopee Liga 1 dan Liga 2 akan menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai penyebaran Covid-19 di Indonesia, yang akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI,” sambungnya.

Mengantisipasi jika kompetisi tidak bisa digulirkan kembali sesuai jadwal, Iriawan menginstruksikan PT LIB sebagai operator kompetisi untuk menyusun kembali draf jadwal pertandingan yang baru. Selain itu, Iriaawn meminta PT LIB berkoordinasi dengan pihak keamanan soal perubahan jadwal pertandingan tersebut.

“Menyusun kembali jadwal Shopee Liga 1 dan 2 dengan mempersiapkan hal-hal teknis serta administratif. Melakukan komunikasi dengan pihak keamanan terkait perubahan jadwal kompetisi. Membuat kajian manajemen keuangan di masing-masing klub dan LIB secara menyeluruh dalam kondisi terburuk,” ungkap Iriawan. ***

WJT / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya