backgroud
logo

Internasional

 

Pemerintah India Terapkan Lockdown Skala Nasional

Pemerintah India Terapkan Lockdown Skala Nasional

 
Pemerintah India Terapkan Lockdown Skala Nasional
Pemerintah India Terapkan Lockdown Skala Nasional. (quartz)
WJtoday
Kamis, 26 Maret 2020 | 12:59 WIB
WJtoday.com - Perdana Menteri India, Narendra Modi, menerapkan karantina wilayah (lockdown) skala nasional. Sebagai upaya memperlambat penyebaran coronavirus baru (Covid-19) di negaranya.

"Seluruh negara akan berada di bawah lockdown total," katanya, Selasa, seraya menjelaskan kebijakan diterapkan per Selasa tengah malam waktu setempat. Akan diberlakukan selama 21 hari. 

Dia menyebut, lockdown  merupakan langkah yang perlu diambil. Demi memutus rantai penyebaran virus SARS-CoV-2.

"Akan ada larangan untuk keluar dari rumah," ucapnya dalam pidato yang disiarkan televisi.

Langkah itu diambil, setelah India mencatat lonjakan kasus infeksi baru dalam beberapa hari terakhir.

Hingga hari ini, Kamis (26/3/2020), "Negara Anak Benua" mencatat, 995 kasus positif Covid-19. Sebanyak 13 di antaranya, meninggal dan 43 lainnya sembuh.

Meskipun akan berdampak buruk terhadap ekonomi nasional, menurut Modi, karantina merupakan tanggung jawab sosial yang perlu dilakukan.

Dia mengimbau, masyarakat tidak panik. Namun, orang-orang dengan cepat menyerbu toko-toko di Ibu Kota New Delhi dan sejumlah kota lainnya.

Modi menambahkan, panic buying hanya bakal mempercepat penyebaran virus. Dia menekankan, pemerintah akan memastikan pasokan cukup bagi semua orang.

Selama lockdown, semua bisnis nonesensial akan ditutup. Kecuali rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

Fasilitas pendidikan, sekolah dan universitas, juga ditutup. Pun hampir semua pertemuan publik bakal dilarang.

Siapa pun yang melanggar aturan itu, terancam menghadapi dua tahun penjara atau denda besar.

India sebelumnya melarang masuk pendatang dari luar negeri dan menangguhkan penerbangan domestik. Operator jaringan kereta negara berpopulasi 1,3 miliar itu, juga telah menangguhkan sebagian besar layanannya. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya