backgroud
logo

Daerah Jabar

 

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wali Kota Bandung Lantik 22 PNS dengan Jaga Jarak

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wali Kota Bandung Lantik 22 PNS dengan Jaga Jarak

 
Di Tengah Pandemi Covid-19, Wali Kota Bandung Lantik 22 PNS dengan Jaga Jarak
Pelantikan PNS Pemkot Bandung Digelar di Ruang Terbuka dan Jaga Jarak. (wjtoday.com/yuga hasani)
yuga m hassani
Senin, 6 April 2020 | 15:35 WIB
WJtoday, Bandung - Sebanyak 22 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional Madya di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Senin (6/4/2020). 

Namun yang berbeda adalah Pemkot Bandung menggelar pelantikan pejabat di ruang terbuka dengan tetap menjaga jarak. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, kondisi tersebut merupakan penyesuaian agar protokol kesehatan tetap bias dilaksanakan. Pihaknya tetap mengupayakan pelantikan tersebut karena kebutuhan di lapangan cukup mendesak.

“Dalam rangka penyehatan organisasi struktur di Pemerintah Kota Bandung, saya melantik beberapa pejabat eselon 3a dan 3b. Ada camat, lurah, dan kepala bidang,” ujar Oded seusai pelantikan.

Para peserta pelantikan duduk di kursi yang telah diatur minimal jarak 1,5 meter antara kursi yang satu dengan yang lainnya menghadap ke utara. 

Sedangkan Wali Kota Bandung, Oded M Danial beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga duduk di kursi berjarak sama menghadap ke selatan.

“Sengaja saya hari ini melantik. Sesungguhnya kalau berdasarkan informasi dari BKPP bahwa (jabatan) yang kosong itu hampir 80 jabatan. Tapi karena memang situasi hari ini, dengan adanya wabah Covid-19, kita membatasi sehingga saya meminta kepada BPP untuk melantik pos-pos yang penting saja,” katanya.


Di tengah pandemi Covid-19, Pemkot Bandung tetap gelar pelantikan PNS di lingkungannya, dengan melakukannya di ruang terbuka dan mperhatikan jaga jarak, Senin (6.54/2020).

Posisi-posisi pimpinan di kewilayahan ia utamakan karena paling krusial dalam penanganan krisis hari ini. Dengan begitu, ia berharap tidak ada pelayanan yang terkendala di lapangan. “Jabatan yang harus diisi karena sibuk pelayanan, terutama kecamatan,” jelasnya.

Pada pelantikan tersebut ada dua orang camat yang bertukar tempat, yaitu Hamdani yang semula menjabat sebagai Camat Panyileukan kini menjadi Camat Rancasari. Sedangkan Camat Rancasari sebelumnya, Sri Kurniasih, menjadi Camat Panyileukan. Sementara itu, Camat Mandalajati kini dijabat oleh Yana Rusmulyana yang semula sebagai Sekretaris Camat Ujungberung.

Beberapa nama yang menjadi lurah baru di berbagai wilayah, yaitu Iwan Rijwan menjadi Lurah Cirangrang, Budi Prasetio menjadi Lurah Ledeng, Melinasari menjadi Lurah Sukapura, Agus Mulyana menjadi Lurah Pasirjati, dan Yayan Syurya Mulyana menjadi Lurah Sindangjaya.

Sedangkan Aldi Norman sebagai Lurah Kebon Pisang, Yusup Sambalawini sebagai Lurah Warungmuncang, Dede Junaedi sebagai Lurah Mekarwangi, serta Datuk Mulyadi sebagai Lurah Kebon Gedang. ***


ymh / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya