backgroud
logo

Bisnis

 

Tak Pernah Tutup, BIJB Kertajati Tetap Siaga di Saat PSBB Jabar

Tak Pernah Tutup, BIJB Kertajati Tetap Siaga di Saat PSBB Jabar

 
Tak Pernah Tutup, BIJB Kertajati Tetap Siaga di Saat PSBB Jabar
Tak Pernah Tutup, BIJB Kertajati Tetap Siaga di Saat PSBB Jabar. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Jumat, 8 Mei 2020 | 03:53 WIB
WJtoday, Bandung - PT Bandarudara Internasional Jawa Barat atau PT BIJB memastikan Bandara Kertajati, di Kabupaten Majalengka tetap siaga membuka layanan bagi maskapai penerbangan yang hendak beroperasi selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tingkat Jawa Barat.

Direktur Utama PT BIJB Salahudin Rafi, Kamis, mengatakan pihaknya juga tetap menyiagakan bandara pasca terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

Kemudian Surat Edaran Ditjen Perhubungan Udara  Nomor 31 tahun 2020 tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. 

"Bandara Internasional Kertajati tidak pernah tutup, sampai saat ini bandara tetap beroperasi," katanya dalam siaran persnya. 

Rafi mengatakan melalui Kepala Biro BUMD Setda Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta direksi PT BIJB tetap memberikan pelayanan. 

“Selama PSBB Pelayanan masyarakat tetap harus berjalan, termasuk pelayana kepada pengguna jasa bandara baik penumpang maupun kargo,” tuturnya.

Pihaknya mengaku kebijakan bekerja di rumah, diam di rumah dan PSBB di sejumlah daerah membuat penumpang angkutan udara teros menurun bahkan tidak ada. 

Terakhir maskapai beroperasi di Bandara Kertajati sebelum 24 April dimana larangan mudik diputuskan pemerintah.

Menurutnya Bandara Kertajati sebagai penyedia prasarana dari maskapai penerbangan pada prinsipnya selalu siap melayani operasional angkutan udara, begitu juga maskapai siap melayani. 

Hal ini dapat dilihat dari jadwal penerbangan bandara internasional Kertajati di https://bijb.co.id/.

“Namun maskapai juga tergantung dari penumpang yang akan menggunakan. Sampai saat ini sepertinya belum banyak penumpang yang akan menggunakan angkutan udara karena masih diberlakukan PSBB di setiap daerah,” pungkasnya. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya