backgroud
logo

Kabar DPRD Jabar

 

APBD Terkoreksi Habis oleh Covid-19, Thoriqoh: Pendapatan PKB Bisa Dimanfaatkan

APBD Terkoreksi Habis oleh Covid-19, Thoriqoh: Pendapatan PKB Bisa Dimanfaatkan

 
APBD Terkoreksi Habis oleh Covid-19, Thoriqoh: Pendapatan PKB Bisa Dimanfaatkan
APBD Terkoreksi Habis oleh Covid-19, Thoriqoh: Pendapatan PKB Bisa Dimanfaatkan. (antara)
yuga m hassani
Jumat, 15 Mei 2020 | 20:51 WIB
WJtoday, Bandung - Untuk pemulihan atau pemasukan ekonomi setelah Covid-19, Anggota DPRD Jabar Komisi 3 Thoriqoh Nashrullah Fitriyah mengatakan harus ada stimulus-stimulus mengenai hal tersebut.

Menurutnya kondisi saat ini terkait pendapatan asli daerah (PAD) pada Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) 2020 sudah terkoreksi habis oleh penanganan Covid-19.

"Maka dari itu sumber pendapatan saat ini yang bisa dimanfaatkan adalah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Oleh sebab itu saat ini Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) terus berkeriling untuk mengetahui bagaimana hasil pendapatannya," ujar Thoriqoh saat dihubungi wjtoday.com, Jumat (15/5/2020).

Pihaknya menjelaskan pada saat semester satu, yakni bulan Januari sampai April pendapatan hanya mencapai 16 persen. Padahal menurutnya targetnya bisa mencapai 20 persen.

"Masuk pada semester dua ini, yakni Mei sampai Agustus diharapkan bisa naik menjadi 5 persen pendapatan. Nah pada nyatanya sekarang baru nyampe 20 persen saja," ujarnya yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Melihat hal tersebut dirinya menuturkan seperti P3D wilayah Soreang yang targetnya 345 Milyar pertahun. Tapi Thoriqoh mengungkapkan P3D wilayah Soreang hanya mampu mencapai 40 persen untuk mencapai akhir tahun.

"Biasa sehari bisa mendapatkan 1,3 milyar, ini hanya nyampai pendapatan sekitar 600 sampai 900 juta. Dan itu pun hanya hari senin saja, hari2 selanjutnya selalu mengalami penurunan. Ini kan kebayang kan harus di evaluasi ulang," katanya.

Ia pun menjelaskan recofusing pun sudah dilakukan. Apalagi untuk bantuan-bantuan untuk masyarakat terus dilakukan. 

"Kami bersyukur kalau masih banyak masyatakat yang bayar pajak kendaraannya. Tapi kan memang saat ini kondisinya adalah adanya PSBB juga, dan banyak masyarakat yang dirumahkan, dan lain-lain," jelasnya.

Thoriqoh mengungkapkan memang saat ini yang sedang bertarung adalah memang teman-temannya di Anggota DPRD Jabar Komisi 5, yakni bagian kesehatan. 

"Bagaimana cara Covid-19 penyebarannya tidak meluas, dan kemudian memikirkan bagaimana bisa menahan laju penyebaran Covid-19, dan lain-lain," paparnya.

Namun setelah nanti Covid-19 selesai, Pihaknya menjelaskan yang akan sibuk adalah teman-teman Anggota DPRD Jabar di Komisi 3, yakni bagian Keuangan.

"Terkait bagaimana harus memulihkan pendapatan daerah, bagaimana anggaran belanja, dan lain-lain. Karena semuanya harus sinkron, agar bisa berjalan baik," pungkasnya. ***

ymh / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya