backgroud
logo

Internasional

 

Pengakuan Trump Konsumsi Obat untuk melawan Covid-19

Pengakuan Trump Konsumsi Obat untuk melawan Covid-19

 
Pengakuan Trump Konsumsi Obat untuk melawan Covid-19
Pengakuan Trump Konsumsi Obat untuk melawan Covid-19. (dtk)
WJtoday
Selasa, 19 Mei 2020 | 14:08 WIB

WJtoday - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat pengakuan mengejutkan. Ia menyebut dirinya mengonsumsi hidroklorokuin (hydroxychloroquine), obat anti-malaria yang diklaimnya ampuh melawan Covid-19. Ia mengonsumsi ini bukan lantaran terinfeksi Covid-19, yang kini jadi pandemi global. Presiden ke-45 AS mengaku, ini tindakan pencegahan.


Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang selalu membuat berita, setelah sebelumnya ia membuat heboh dengan ide menyuntikkan disinfektan ke tubuh untuk mencegah Covid-19. Obat yang di konsumsi trump sendiri biasa digunakan untuk pengobatan malaria dan lupus. Meski obat keras dan berbahaya, ia mengaku sudah 1,5 minggu mengonsumsi hidroklorokuin yang dirinya klaim bisa mengobati penyakit dari virus corona ini.


Menurutnya pil dikonsumsi dengan kombinasi zinc. Trump merujuk pada penelitian medis dari New York yang menyarankan penggabungan hidroklorokuin dengan zinc sulfate sebagai antivirus untuk pengobatan Covid-19.


"Anda akan terkejut, banyak yang melakukan ini, apalagi pekerja di garis depan. Saya mengonsumsi pil setiap hari," ujarnya kepada wartawan sebagaimana dikutip AFP, Selasa (19/5/2020).


"Karena saya pikir ini hal bagus. Saya sudah dengan banyak kabar baiknya."


Menurutnya pil ia konsumsi dengan kombinasi zinc. Trump merujuk pada penelitian medis dari New York yang menyarankan penggabungan hidroklorokuin dengan zinc sulfate sebagai antivirus untuk pengobatan Covid-19.


Sebelumnya, dua staff Gedung Putih terinfeksi Covid-19. Salah satunya adalah Juru Bicara Wapres AS Mike Pence, Katie Miller.


Pence dikabarkan mengisolasi diri secara sukarela. Area kantor Trump di Gedung Putih, West Wing, juga mewajibkan pekerja memakai masker. Trump dan Pence dikabarkan juga sudah menjalani tes COVID-19 dan hasilnya negatif.


Badan obat dan makanan AS, FDA, memperingatkan kembali agar hidroklorokuin tidak diberikan secara bebas untuk mencegah virus corona jenis baru yang menyebar pertama kali di Wuhan, China ini. Karena bisa menyebabkan masalah pada irama jantung pasien.


Berdasarkan data Worldometers, ada 4,8 juta orang terinfeksi Covid-19 di 212 negara dan teritori. AS jadi negara dengan kasus terbanyak, yakni 1,5 juta di mana ada 22.446 kasus baru per Senin kemarin. Total kematian menjadi 91.977 orang. Sementara yang sembuh 355.821.***


WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya