backgroud
logo

Nasional

 

Menko PMK Tegaskan Tanggal 22 Mei Bukan Cuti Bersama, ASN dan BUMN Tetap Masuk

Menko PMK Tegaskan Tanggal 22 Mei Bukan Cuti Bersama, ASN dan BUMN Tetap Masuk

 
Menko PMK Tegaskan Tanggal 22 Mei Bukan Cuti Bersama, ASN dan BUMN Tetap Masuk
Menko PMK Tegaskan Tanggal 22 Mei Bukan Cuti Bersama, ASN dan BUMN Tetap Masuk. (KabarSatu)
WJtoday
Kamis, 21 Mei 2020 | 11:52 WIB
WJtoday - Pemerintah menetapkan, hari Jumat, 22 Mei 2020 bukan hari cuti bersama. Artinya Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dipastikan tetap akan masuk kantor.

Demikian diungkapkan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Rabu, 20 Mei 2020.

"Berdasarkan hasil rapat, menetapkan tanggal 22 Mei 2020 bukan hari cuti bersama. Untuk itu ASN dan Pegawai BUMN tidak ada Cuti, tetap masuk kantor seperti biasa. Cutinya akan diganti ke hari yang lain," Kata Muhadjir melalui video conference.

Lanjut Muhadjir, untuk cuti bersama hari raya Idul Fitri tidak ada perubahan, yakni tetap tanggal 28-31 Desember 2020.

"Tidak ada perubahan, untuk curi bersama hari raya Idul Fitri. Ini adalah tempat yang paling aman untuk prediksi dalam kaitan wabah Covid-19," jelasnya.

Meski demikian, lanjut Muhadjir, berdasarkan arahan Presiden, pada akhir Juni 2020 pemerintah tetap akan mengkaji kembali terkait cuti bersama tersebut.

"Nanti dikaji ulang pada akhir Juni, kalau memang Covid-19 sudah turun tidak lagi mengancam, maka libur cuti bersama bisa dimajukan ke lebaran Idul Adha," tambahnya.

Sementara itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah  mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. SE-06/MBU/DSI/05/2020 tentang Perubahan Cuti Bersama Tahun 2020.

Berdasarkan isi SE tersebut dinyatakan bahwa hasil Rapat Kabinet pada Rabu (20/5) tentang Cuti Bersama Tahun 2020 menetapkan bahwa hari Jumat, tanggal 22 Mei 2020 yang semula Cuti Bersama diubah  menjadi hari kerja.

“Hal ini dalam rangka untuk menghindari mobilitas orang melakukan mudik atau bepergian ke luar kota atau daerah.” Begitu bunyi dalam SE tersebut, seperti dikutip wjtoday, Rabu (20/5).

Surat Edaran tersebut ditujukan kepada para Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN untuk menindaklanjuti penetapan pemerintah ini sesuai dengan prosedur di masing-masing perusahaan.

Selain itu, SE ini meminta agar para pimpinan perusahaan pelat merah ini untuk menetapkan hari kerja pada hari lusa mendatang di seluruh anak perusahaan.

‘Mengawasi kedisiplinan pegawai, khususnya untuk melaksanakan protocol kesehatan dan mematuhi larangan mudik." Jelas Menteri BUMN dalam SE yang diteken Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Alex Denni tersebut.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya