backgroud
logo

Nasional

 

Jelang Lebaran, 211 WNI Dipulangkan dari Sri Lanka dan Maladewa

Jelang Lebaran, 211 WNI Dipulangkan dari Sri Lanka dan Maladewa

 
Jelang Lebaran, 211 WNI Dipulangkan dari Sri Lanka dan Maladewa
WNI dipulangkan dari Sri Lanka dan Maladewa dengan pesawat Garuda Indonesia. Foto: KBRI Colombo. (KBRI)
WJtoday
Jumat, 22 Mei 2020 | 14:02 WIB
WJtoday - Menjelang Lebaran, pada 21 Mei 2020 KBRI Colombo di Sri Lanka kembali memfasilitasi repatriasi mandiri gelombang ketiga yang membawa pulang 211 WNI dari Sri Lanka dan Maladewa. Total 893 WNI dari Sri Lanka dan Maladewa telah difasilitasi kepulangannya oleh KBRI Colombo.
 
Menyambung keberhasilan dua repatriasi mandiri sebelumnya, KBRI kembali berkolaborasi dengan Hayleys Aviation di Colombo menggandeng Garuda Indonesia untuk memulangkan WNI dari Sri Lanka dan Maladewa.
 
“Dari 211 WNI yang dipulangkan dalam repatriasi gelombang ketiga, 208 orang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan tiga orang WNI tertahan di Sri Lanka,” pernyataan pihak KBRI Colombo, dikutip dari situs Kemlu.go.id, Jumat, 22 Mei 2020.

“Sedangkan, berdasarkan daerah asal, 52 persen WNI yang dipulangkan itu diantaranya merupakan warga Bali. Sementara sisanya berasal dari daerah-daerah lain di Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Medan, Palembang, Surabaya, Batam, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Jambi, dan Makassar,” imbuh pernyataan itu.
 
Berbeda dengan dua pemulangan sebelumnya, repatriasi mandiri yang ketiga ini memang difokuskan untuk memulangkan sejumlah PMI bermasalah guna memberikan cukup waktu bagi KBRI dalam membantu penyelesaian permasalahan. Para PMI yang dipulangkan berasal dari sektor-sektor yaitu tujuh resor mewah, 12 resor bintang lima, 11 resor bintang empat, empat hotel bintang tiga, enam restoran, tiga di perusahaan konstruksi, tiga perusahaan pelabuhan, satu perusahaan perjalanan, dua retail, lima perusahaan spa, dan satu sektor domestik.
 
“Pesawat khusus repatriasi Garuda Indonesia yang dikendarai Kapten Nikodemus Elim tiba di Colombo pada pukul 08:00 dengan membawa 109 Warga Negara Sri Lanka dan empat Warga Negara Maladewa yang terdampar di Indonesia pascaditutupnya layanan penerbangan internasional,” sebut pihak KBRI.
 
“Pesawat kemudian lepas landas dari Colombo menuju Male pada pukul 09:30 waktu Sri Lanka dan dijadwalkan tiba di Jakarta dari Male pada pukul 18:40 WIB. Sesuai protokol kesehatan terbaru, seluruh penumpang diwajibkan turun di Bandara Soekarno-Hatta untuk dibawa ke RS Darurat di Wisma Atlet Kemayoran sebelum melakukan penerbangan selanjutnya,” tutur pernyataan itu.
 
Sepanjang Ramadan Mei 2020, dari 893 WNI yang direpatriasi, 89 orang berada di Sri Lanka dan 804 orang dari Maladewa yang 879 diantaranya merupakan PMI yang terpaksa dipulangkan. Mereka dipulangkan oleh perusahaan akibat lesunya industri pariwisata di Sri Lanka dan Maladewa sejak merebaknya pandemi covid-19.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya