backgroud
logo

Bisnis

 

Di Tengah Pandemi, Buky Sebut Jabar Bisa Mandiri Dalam Industri Alat kesehatan

Di Tengah Pandemi, Buky Sebut Jabar Bisa Mandiri Dalam Industri Alat kesehatan

 
Di Tengah Pandemi, Buky Sebut Jabar Bisa Mandiri Dalam Industri Alat kesehatan
Gubernur Jabar saat meninjau pembuatan ventilator di PT Pindad beberapa waktu lalu. (humas jabar)
yuga m hassani
Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:24 WIB
WJtoday, Bandung - Menteri BUMN Erick Thohir membuat pernyataan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) harus mampu membangun kemandirian industri, terutama untuk alat kesehatan di tengah Pandemi Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna mengatakan jika memang benar-benar didorong memang bisa. Buktinya saat ini PT PINDAD bisa membuat Alat Kesehatan, kemudian UNPAD dan ITB bisa membuat alat tes untuk Covid-19.

"Jadi saya kira memang butuh di drive atau diberi stimulus. Karena potensinya menurut saya luar biasa, didalamnya banyak orang-orang pintar, Terus sarana-sarana di Jabar kita punya gitu," ujar Buky kepada wjtoday.com, Sabtu (23/5/2020).

Pihaknya menegaskan memang Jabar sudah mampu membuat Alat Kesehatan secara mandiri. Namun menurutnya tinggal bagaimana para pembuat kebijakan, termasuk pemimpin. 

"Misalnya mendorong potensi-potensi untuk mau melakukan-melakukan itu, dan membangun kesadaran bersama," ujar pria yang juga politikus Partai Gerindra ini.

Buky juga menyebutkan beberapa waktu lalu Jabar sangat prihatin, ketika kondisinya kekirangan masker, dan lain-lain.

"Ini kan gak masuk akal, padahal pabrik-pabrik tekstil di indonesia tuh paling banyaknya di Jawa Barat. Kenapa itu tidak bisa kita dorong, itu harus bisa. Nah sekarang kan misalnya kita punya PINDAD, punya perguruan tinggi perguruan tinggi yang hebat-hebat, saya kira bisa lah Jabar. Dan saya sangat mendukung kalau ada program seperti itu," jelasnya.

Buky mengungkapkan saat ini tantangannya adalah ditengah-tengah Covid-19. Menurutnya ini merupakan momentum semua untuk membuat kemandirian, dan melangkah dalam banyak hal menjadi Mandiri.

"Kalau misalnya daerah Kabupaten Kota Mandiri, Provinsi Mandiri, Indonesia secara keseluruhan sebagai negara yang mandiri gitu. Kemudian Kalau saya sih melihat filosofinya ke sana kan. Kalau daerah mandiri, pasti Nasional mandiri, kalau Daerah maju, Nasional pasti maju, kalau daerah sejahtera, Nasional pasti sejahtera," tandasnya. ***

ymh / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya