backgroud
logo

Fokus

 

Update Covid 19 Nasional: 949 Kasus Baru, 49.958 ODP, 11.495 PDP

Update Covid 19 Nasional: 949 Kasus Baru, 49.958 ODP, 11.495 PDP

 
Update Covid 19 Nasional: 949 Kasus Baru, 49.958 ODP, 11.495 PDP
Update Covid 19 Nasional: 949 Kasus Baru, 49.958 ODP, 11.495 PDP. (WJtoday/Yoga Enggar)
WJtoday
Sabtu, 23 Mei 2020 | 23:20 WIB
WJtoday, Jakarta -  Pemutakhiran jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia dilaporkan mengalami penambahan kasus baru lebih dari 900, yaitu sebanyak 949 kasus.

Dengan demikian hingga Sabtu (23/5/2020) total kasus sudah mencapai 21.745. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.351 meninggal dunia, dan sebanyak 5.249 orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona (Covid-19) di Indonesia kembali meningkat pada Sabtu (23/3). ODP yang masih dipantau naik 2.808 orang menjadi 49.958, sementara PDP bertambah 467 orang menjadi 11.495.

"Pemantauan yang kita laksanakan terkait ODP sampai saat ini masih ada 49.958 sedang dalam proses pemantauan, sedang yang diawasi dari pasien sampai saat ini sebanyak 11.495 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Yuri, sapaan akrabnya, kembali berpesan agar warga mematuhi segala imbauan pemerintah baik terkait protokol kesehatan, larangan mudik, larangan salat Idul Fitri berjemaah di lapangan maupun masjid serta tradisi takbir keliling di jalan raya.

Ia menyebut kurva positif Covid-19 di Indonesia masih belum melandai. Menurutnya, kesadaran pribadi warga masih belum sepenuhnya terlaksana dalam upaya membantu negara memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Gambaran inilah yang kemudian kita dapatkan, bahwa penularan masih saja terus terjadi," jelas Yuri.

Selain itu, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat lonjakan atau tambahan kasus positif Covid-19 harian tertinggi, dengan tambahan sebanyak 466 kasus.

Merespons temuan kenaikan angka tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan serta melarang warganya pulang kampung sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19.

Berdasarkan data angka pemudik dari 16 Maret-22 Mei, sebanyak 460 ribu orang tiba di wilayah Jawa Timur.

Sementara, penyebaran virus corona di Indonesia masih belum melandai. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat tetap di rumah saja demi menekan laju penularan corona. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya