backgroud
logo

Buletin

 

Emil: Silaturahmi Bisa dengan Berbagai Cara Tanpa Hilangkan Esensinya

Emil: Silaturahmi Bisa dengan Berbagai Cara Tanpa Hilangkan Esensinya

 
Emil: Silaturahmi Bisa dengan Berbagai Cara Tanpa Hilangkan Esensinya
Emil: Silaturahmi Bisa dengan Berbagai Cara Tanpa Hilangkan Esensinya. (humas jabar)
WJtoday
Minggu, 24 Mei 2020 | 11:58 WIB
WJtoday, Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melakukan salat Idulfitri bersama keluarganya di rumah dinas gubernur di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (24/5/2020).

Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengatakan, salat Idulfitri 1 Syawal 1441 H ini tidak mengurangi hikmah Ramadan yang telah dilalui meski Lebaran kali ini tidak digelar di masjid atau lapangan karena kondisi pandemi COVID-19.

Dirinya pun menilai, pelaksanaan Idulfitri adalah wujud kecintaan manusia kepada Allah SWT. Idulfitri juga merupakan perayaan kemenangan, bukan merayakan baju baru atau mudik pulang kampung. 

"Pada dasarnya sama, kita tetap menyelesaikan Ramadan dengan paripurna dan mengambil hikmah dari Ramadan yaitu kita dilatih selama sebulan untuk melatih hawa nafsu dunia dan mengalahkan kemudaratan," ucap Emil.

"Perbedaan (Idulfitri tahun ini) hanyalah cara di saat pandemi COVID-19 kita tidak bisa beramai-ramai ke lapangan karena situasi belum terkendali," tambahnya.

Selain itu, demi mencegah penularan atau terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19, Emil mengimbau warga Jabar untuk tidak bersalaman saat silaturahmi karena silaturahmi bisa dilakukan dengan berbagai cara tanpa menghilangkan esensinya.

"Kita tidak bisa bersalam-salaman secara fisik karena sedang situasi urgent, oleh karena itu manusia bisa menyesuaikan tanpa menghilangkan esensi dari Ramadan dan Idulfitri," ujarnya.

Idulfitri atau bukan, Emil pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga jarak dan menjauhi keramaian demi memutus rantai persebaran COVID-19 di Jabar.

"Ada atau tidak ada Idulfitri menjaga jarak dan jauhi kerumunan adalah kewajiban kita karena kita sedang berperang melawan COVID-19," tuturnya.

"Kita fokus sampai akhir penyelesaian (penanggulangan) COVID-19, Insya Allah kita hidup di normal baru dengan cara yang lebih baik," kata Emil.

Kepada warga Jabar, Emil atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jabar turut mengucapkan maaf lahir batin seraya mendoakan warga Jabar agar diberikan hikmah untuk hidup lebih baik.

"Saya atas nama Pemprov Jabar dan pribadi menghaturkan selamat meraih kemenangan bagi seluruh warga Jabar, Indonesia dan seluruh muslim di dunia," ucap Emil.

"Mudah-mudahan tahun ini lebih memberikan hikmah agar kita hidup lebih adil kepada alam, hidup lebih yakin dan beriman kepada Allah SWT, dan lebih fokus dengan niat ibadah," katanya.

Adapun Gedung Pakuan kali ini tidak menggelar gelar griya atau open house untuk mengantisipasi sekaligus menghindari penularan COVID-19 sesuai protokol kesehatan. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya