backgroud
logo

Nasional

 

Update Covid-19: Nasional 22.750 Kasus, Jabar 2.091 Kasus

Update Covid-19: Nasional 22.750 Kasus, Jabar 2.091 Kasus

 
Update Covid-19: Nasional 22.750 Kasus, Jabar 2.091 Kasus
Update Covid-19: Nasional 22.750 Kasus, Jabar 2.091 Kasus. (pam/WJtoday)
WJtoday
Senin, 25 Mei 2020 | 16:26 WIB
WJtoday, Jakarta - Pemutakhiran jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 479 kasus baru. Sehingga per Senin (25/5/2020) jumlah total sudah mencapai 22.750 kasus. 

Dari jumlah tersebut sebanyak 1.391 pasien meninggal dan 5.642 pasien dinyatakan sembuh.

Data tersebut merupakan data terakhir yang diperoleh hingga pukul 12.00 WIB.

"Total jumlah kasus terkonfirmasi positif menjadi 22.750," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (25/5/2020).

Yuri, sapaan akrabnya, menyebut dari data tersebut ada penambahan 479 orang meninggal dunia, 240 orang sembuh, dan 19 orang meninggal dunia.

Pemerintah mencatat kasus terkonfirmasi positif pada Minggu (24/5/2020) menjadi 22.271 setelah ada penambahan 526 orang dibandingkan Sabtu (23/5/2020) dan kasus meninggal menjadi 1.372 dengan penambahan 21 orang.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, lima provinsi dengan angka kasus positif terbanyak adalah Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 6.634 disusul Jawa Timur sebanyak 3.663 Jawa Barat 2.091, Jawa Tengah 1.309, Sulawesi Selatan 1.296 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 22.271orang.


Selanjutnya Gugus Tugas merincikan data positif Covid-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 19 kasus, Bali 394 kasus, Banten 789 kasus, Bangka Belitung 39 kasus, Bengkulu 69 kasus, Yogyakarta 226 kasus.

Kemudian di Jambi 95 kasus, Kalimantan Barat 168 kasus, Kalimantan Timur 276 kasus, Kalimantan Tengah 308 kasus, Kalimantan Selatan 599 kasus, dan Kalimantan Utara 164 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 154 kasus, Nusa Tenggara Barat 478 kasus, Sumatera Selatan 736 kasus, Sumatera Barat 478 kasus, Sulawesi Utara 230 kasus, Sumatera Utara 311 kasus, dan Sulawesi Tenggara 215 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 121 kasus, Lampung 109 kasus, Riau 111kasus, Maluku Utara 100 kasus, Maluku 159 kasus, Papua Barat 130 kasus, Papua 556 kasus, Sulawesi Barat 86 kasus, Nusa Tenggara Timur 79 kasus, Gorontalo 58 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.

Data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 248.555 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 85 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 40 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 149 lab. 

Secara keseluruhan, 179.864 orang telah diperiksa dan hasilnya 22.271 positif dan 157.593 negatif.

Sedangkan untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 42.551 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 11.389 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 404 kabupaten/kota di Tanah Air. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya