backgroud
logo

Bisnis

 

Penjualan Daging Ayam Menurun, Pedagang Keluhkan Kondisi saat PSBB

Penjualan Daging Ayam Menurun, Pedagang Keluhkan Kondisi saat PSBB

 
Penjualan Daging Ayam Menurun, Pedagang Keluhkan Kondisi saat PSBB
Penjualan Daging Ayam Menurun, Pedagang Keluhkan Kondisi saat PSBB . (wjtoday.com/yuga hasani)
yuga m hassani
Senin, 1 Juni 2020 | 15:56 WIB
WJtoday, Bandung - Memasuki awal bulan Juni, harga daging ayam di sejumlah pedagang masih terbilang stabil di angka Rp36.000 - Rp38.000/kg. Meski begitu, beberapa pedagang mengaku permintaan daging ayam menurun drastis dibanding tahun 2019 lalu.

Salah satu pedagang daging ayam di Toko Eneng Pasar Kamis Padasuka Rizal Ramdhani mengatakan menurunnya penjualan daging ayam disebabkan adanya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya dari peraturan tersebut sebagian orang lebih memilih untuk membeli bahan pokok melalui online.

"Memang saat ini masyarakat jarang untuk membeli daging ayam secara langsung, kecuali memang langganan. Karena mungkin ada peraturan untuk di rumah aja, sehingga banyak yang membeli secara online," ujarnya kepada wjtoday.com, di Toko Eneng Pasar Kamis Padasuka, Jalan Padasuka No 112-114, Cicaheum, Kota Bandung, Senin (1/6/2020).

Pihaknya menjelaskan banyak juga masyarakat yang meminta untuk diantarkan langsung ke rumahnya. Biasanya ia menyebut pembeli tersebut memesan melalui aplikasi pesan Whatsapp.

"Pembeli saat ini berbeda-beda, ada yang minta langsung dianterin ke rumah, dan ada juga yang langsung ke toko," katanya.

"Dengan menurunnya pembeli ayam saat corona ini, saya berharap corona ini agar cepat hilang. Sehingga masyarakat bisa berkativitas seperti biasa," imbuhnya.

Rizal mengaku sebelumnya saat malam takbiran harga daging ayam bisa mencapai Rp40.000 sampai Rp45.000/kg. Menurutnya penjualan pun lumayan, karena banyak orang membutuhkan daging ayam.

"Saat itu memang sangat tinggi harganya. Namun meski begitu masyarakat masih tetap banyak yang membelinya," pungkasnya. ***

ymh / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya