backgroud
logo

Gaya Hidup

 

Bahaya Mie Instan: Fakta atau Hoax?

Bahaya Mie Instan: Fakta atau Hoax?

 
Bahaya Mie Instan: Fakta atau Hoax?
mie instan dikenal sebagai makanan yang lezat. (shutterstock)
WJtoday
Rabu, 24 Juni 2020 | 07:33 WIB
Wjtoday.com, - Mie instan dikenal sebagai makanan yang lezat tapi membahayakan kesehatan.
Sebenarnya, hampir semua orang sudah menyadari bahwa mie instan merupakan makanan yang tidak menyehatkan. Namun, itu kerap kali diabaikan, dan hingga sampai saat ini mie instan masih menjadi makanan yang populer karena rasanya yang gurih dan penyajiannya yang praktis.

Bahkan banyak orang tua yang yang justru memberi makan anak mereka dengan mie instan tanpa memikirkan efek jangka panjang yang akan dialami oleh anak mereka.

Hal tersebut terjadi di negara-negara Asia seperti Indonesia, Malaysia dan Filipina. The Star melaporkan kebanyakan orang tua terpaksa memberikan makan mie instan kepada anak-anaknya karena mereka tidak punya cukup waktu, uang atau kesadaran tinggi soal kesehatan anak.

Apakah mie instan tidak boleh dikonsumsi?

Mie instan bisa dikonsumsi asal tidak dalam porsi atau jumlah yang berlebih dan tidak dikonsumsi secara terus-menerus. Bahaya mie instan muncul saat Anda mengonsumsi mie instan secara berlebih.

Apa bahaya mie instan yang perlu diwaspadai?

Mie instan pada dasarnya aman dikonsumsi dalam porsi dan jumlah yang sesuai takaran serta tidak dikonsumsi secara terus-menerus. Namun, bahaya mie instan adalah suatu fakta dan bukanlah hoax. Berikut adalah beberapa bahaya mie instan yang dapat merugikan kesehatan:

Bukan sumber nutrisi yang baik
Mie instan kerap disebut sebagai makanan tidak sehat lantaran kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi, namun rendah protein, serat, vitamin, dan mineral. Penelitian telah membuktikan bahwa sering mengonsumsi mie instan berarti membiarkan tubuh mendapatkan kualitas makanan yang buruk. Lebih jauh lagi, mi instan dapat menimbulkan risiko sindrom metabolik. Sindrom ini akan meningkatkan kemungkinan Anda terserang penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Meskipun bahaya mie instan nyata adanya, tetapi tidak berarti Anda harus menghindari mie instan sepenuhnya. Anda dapat membuat mie instan lebih sehat dengan meningkatkan kandungan gizinya, membuat bumbu mie instan sendiri, dan memilih alternatif pilihan mie instan yang lebih sehat.

Meminimalkan Efek Mie Instan

Jika mempertimbangkan kandungan nutrisi mie instan yang tidak seimbang ditambah dengan bahan-bahan pelengkap yang berisiko bagi kesehatan, sebaiknya Anda membatasi konsumsi mie instan.

Sebagai upaya menyeimbangkan gizi pada sajian mie instan, Anda dapat menambahkan beberapa bahan tambahan, seperti telur, ayam, jamur, wortel, kacang-kacangan, kubis, dan bahan-bahan alami lainnya. Jika mungkin, jangan gunakan seluruh bumbu. Batasi setengah takaran saja karena bumbu mie instan mengandung MSG dan banyak garam.

Jika Anda sering mengonsumsi mie instan, pertimbangkan untuk segera menguranginya agar terhindar dari bahaya mie instan yang mengintai. Perbanyak konsumsi makanan dengan kandungan nutrisi seimbang, dilengkapi dengan pola hidup sehat seperti tidak merokok dan olahraga secara teratur.***

WJT / nun

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Lainnya