backgroud
logo

Hukum dan Kriminal

 

Mahfud MD: Selain Vonis, Djoko Tjandra akan Dijerat Pemalsuan Surat dan Penyuapan

Mahfud MD: Selain Vonis, Djoko Tjandra akan Dijerat Pemalsuan Surat dan Penyuapan

 
Mahfud MD: Selain Vonis, Djoko Tjandra akan Dijerat Pemalsuan Surat dan Penyuapan
Tak Hanya Penjara 2 Tahun, Mahfud MD: Djoko Tjandra Akan Dijerat Pasal Pemalsuan Surat Dan Penyuapan. (Twitter)
WJtoday
Sabtu, 1 Agustus 2020 | 11:46 WIB
WJtoday, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan bahwa usai tertangkap, buronan Djokok Tjandra tidak hanya menghuni penjara selama 2 tahun mengacu pada vonis pada 2009 silam. 

Mahfud MD melalui laman Twittter pribadinya menjelaskan bahwa dirinya tidak begitu kaget saat sebagian kalangan mengira bahwa penangkapan Djoko Tjandra adalah cerita wayang semata. 

"Tahun 2009 kita sudah dikerjain oleh mafia hukum, sebab Joko Tjandra bisa tahu akan divonis 2 tahun dan lari sebelum hakim mengetokkan palu. Siapa yang memberi karpet kepada dia saat itu sehingga bisa kabur sebelum hakim mengetukkan vonisnya? Limbah mafia ini sudah lama ada, perlu kesadaran kolektif," demikian kata Mahfud MD, Sabtu (1/8). 

Masih kata Mahfud MD usai tertangkap Djoko Tjandra harus mempertanggung jawabkan tindakan pidanya berupa pemalsuan surat dan juga penyuapan terhadapa oknum pejabat pemerintah yang memfasilotasnya selama perburuan. 

"Joko Tjandra tidak hanya harus menghuni penjara 2 tahun. Karena tingkahnya dia bisa diberi hukuman-hukuman baru yang jauh lebih lama. Dugaan pidananya, antara lain, penggunaan surat palsu dan penyuapan kepada pejabat yang melindunginya. Pejabat-pejabat melindunginya pun harus siap dipidanakan. Kita harus kawal ini," demikian cuitan Mahfud MD.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya