backgroud
logo

Internasional

 

Pemilik Kapal Pesiar The Orient Queen Ajukan Gugatan

Pemilik Kapal Pesiar The Orient Queen Ajukan Gugatan

 
Pemilik Kapal Pesiar The Orient Queen Ajukan Gugatan
Pemilik Kapal Pesiar The Orient Queen Ajukan Gugatan . (AFP)
WJtoday
Sabtu, 8 Agustus 2020 | 11:28 WIB
WJtoday, Lebanon - Ledakan dahsyat di gudang samping pelabuhan Beirut di ibu kota Lebanon pada Selasa 4 Agustus 2020 lalu, menyebabkan kerusakan dan kerugian yang besar bagi negara tersebut. 

Kapal pesiar Orient Queen sedang berlabuh di pelabuhan Beirut beberapa ratus meter dari gudang ketika ledakan terjadi. Kerusakan akibat ledakan menyebabkan kapal itu terangkat dan terbalik. 

Kapal pesiar The Orient Queen terbalik di tempatnya berlabuh di Port of Beirut setelah ledakan dahsyat pada Selasa 4 Agustus 2020 lalu. 


Pemilik kapal pesiar The Orient Queen yang tenggelam oleh ledakan besar yang menghancurkan pelabuhan Beirut dilaporkan tengah mengajukan gugatan terhadap pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas insiden yang meratakan pelabuhan dan memusnahkan seluruh bagian kota Beirut. 

Badan negara mengatakan gugatan itu adalah yang pertama dari jenisnya dan dapat membuka jalan bagi tindakan hukum serupa dalam beberapa hari dan minggu mendatang. 

“Pengusaha Merhi Abou Merhi, pemilik kapal pesiar Orient Queen, telah mengajukan gugatan terhadap semua yang bertanggung jawab atas ledakan dahsyat ini,” kata badan tersebut, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (8/8). 


The Orient Queen memiliki kapasitas hingga 300 penumpang. Saat ledakan terjadi, tidak ada penumpang di dalamnya karena kapal sedang menghentikan operasionalnya. 

Kapal pesiar berbintang lima ini biasanya berlayar dari Pelabuhan Beirut ke lima tujuan di Eropa dan Asia selama musim panas. Seandainya operasi normal dilakukan, kemungkinan kapal pesiar itu berada di laut pada saat ledakan. 

Dua anggota kru kapal dilaporkan tewas, sementara beberapa anggota awak lainnya berada di rumah sakit karena mengalami cedera. 

Abou Merhi menyebut peristiwa itu sebagai tragedi mengerikan. Ledakan menimbulkan kerusakan pada beberapa bagian kapal, menyebabkan air masuk ke kapal itu sedikit demi sedikit hingga akhirnya pada Kamis (6/8) kapal sepanjang 120 meter itu terbalik.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya