backgroud
logo

Hukum dan Kriminal

 

Kabur dengan Cara Gali Tanah, Narapidana Asal China Diburu Tim Khusus Polda Metro Jaya

Kabur dengan Cara Gali Tanah, Narapidana Asal China Diburu Tim Khusus Polda Metro Jaya

 
Kabur dengan Cara Gali Tanah, Narapidana Asal China Diburu Tim Khusus Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Twitter)
WJtoday
Senin, 21 September 2020 | 13:27 WIB
WJtoday, Tanggerang - Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk memburu narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Tim khusus merupakan gabungan dari Polda Metro dan Polres Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, narapidana yang kabur merupakan warga negara asal China. Dia kabur melalui gorong-gorong yang telah direncanakan sejak lama.

"Soal narapidana asal China yang kemarin melarikan diri dengan menggali tanah dan keluar dari gorong-gorong. Tim sudah kita bentuk bersama-sama dan sudah bergerak," ujar Yusri di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Dalam kasus tersebut, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari petugas Lapas maupun napi yang satu sel. Selain itu polisi juga telah menyita barang bukti yang digunakan untuk menggali tanah.

"Di dalam sel lapas itu sedang ada pembangunan dapur. Ada indikasi dari keterangan awal teman selnya dia sudah melakukan kurang lebih 5-6 bulan dengan menggunakan beberapa alat," ucapnya.

Napi Terpidana Mati Warga Negara China Kabur dengan Gali Lubang

Sebelumnya, Yusri memastikan bahwa pihaknya masih memburu Cai Changpan, narapidana kasus narkoba, warga negara China yang kabur dari dalam Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas I Tangerang, dengan menggali lubang dan tembus ke gorong-gorong.

"Kami sudah berkordinasi dengan Tim Lapas Tangerang dan Kemenkumham, untuk bersama-sama memburu napi narkoba warga negara China, yang divonis mati itu," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Minggu (20/9/2020).

Menurut Yusri, pihaknya fokus untuk mendeteksi keberadaan pelaku.

"Soal kemungkinan ada keterlibatan orang dalam Lapas dalam kaburnya napi itu, penyelidikan akan dilakukan pihak lapas dan Kemenkumham. Mereka punya prosedur dan etika sendiri," katanya.

Yusri memastikan perburuan terhadap napi kasus narkoba itu masih dilakukan pihaknya.


Lubang yang Dibuat Untuk Melarikan Diri.

Cai Changpan Diketahui Divonis Mati Sejak Tahun 2017 Lalu.

Seperti diketahui, napi kasus narkona Cai Changpan, seorang warga negara China yang divonis hukuman mati, berhasil kabur dari Lapas Klas 1 Tangerang.

Bandar narkoba asal negara China ini memanfaatkan kelengahan petugas. Sehingga ia dapat membuat lubang dari kamarnya dan tembus ke gorong-gorong saluran air.

Kalapas Bantah ada Keterlibatan Orang Dalam

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Jumadi membenarkan, kabar kaburnya Cai Chang Fan pada Senin (14/9/2020) lalu. Kaburnya narapidana tersebut juga telah ditangani oleh Direktorat Dirjend Pemasyarakatan.

"Sudah ditangani sama Dirjen Pas, mereka sudah turun kami juga tahu. Kemarin untuk hubungan mengenai ini di-handle sama Dirjen Pas," ujar Jumadi, Jumat (18/9/2020).

Jumadi menegaskan, dalam kaburnya narapidana tersebut tidak ada keterlibatan sipir dalam pelarian itu.

"Jadi itu saya pastikan tidak ada petugas yang ikut, kalau melihat situasi yang lari itu tidak ada," ucapnya.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Dirjen Pas, Rika Apriyanti mengatakan, saat ini pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri pelarian narapidana tersebut.

Tim investigasi itu terdiri dari Dirjen Pas, Tim Inpekstorat Dirjen Kemenkumham dan Kantor Kementerian Hukum dan HAM Banten.

"Saat ini kami sedang bekerja sebentar, nanti akan segera kami update.Tapi itu yang baru dapat diinformasikan," katanya.

Meski demikian, kata Rika, pihaknya masih melakukan investigasi kejadian itu. Apakah dalam kejadian itu melibatkan orang dalam atau tidak.

"Yang pastinya kami berharap tidak ada keterlibatan orang dalam apapun," ungkap Rika.

Hasil dari investigasi tersebut akan dilaporkan segera mungkin. Setelah kejadian itu, Rika menegaskan, pihaknya selalu melakukan pengawasan yang ketat.


Cai Changpan alias Cai Ji Fan.

Kronologis Kaburnya Sang Napi

Diberitakan sebelumnya, kaburnya narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang dari kamar tahanan menjadi perhatian sejumlah pihak.

Napi yang divonis mati itu diketahui kabur dengan cara membuat lubang dari kamarnya dan tembus ke gorong-gorong saluran air pada Senin (14/9) lalu.

Dari foto yang diterima, lubang besar tersebut lebih mirip dengan terowongan.

Belum diketahui bagaimana cara napi tersebut membuat terowongan tersebut dan berapa lama ia menyelesaikannya. Napi tersebut diketahui bernama Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53), seorang bandar besar narkoba dari China. Pria yang divonis mati sejak tahun 2017 lalu, memanfaatkan kelengahan petugas.

Publik pun bertanya-tanya tentang bentuk pengawasan petugas, hingga peristiwa tersebut bisa terjadi. Pasalnya, berdasarkan data yang didapat, bandar narkotika ini kabur dengan cara menggali lubang dari kamar tahanannya.

Hal itu pastinya butuh proses lama karena lubang yang dibuatnya itu langsung tembus ke saluran air yang ada di belakang lapas.

Diduga, upaya pelarian dengan membuat lubang itu tidak dilakukan oleh Cai sendiri. Lantaran ia tahu, lubang yang dibuatnya mengarah ke gorong-gorong. Diduga, proses pelarian tersebut sudah terencana dengan matang.

Bahkan, dari informasi yang diterima, kondisi saluran air yang ada itu pun, terlihat seperti dibendung agar air di saluran tak mengalir dengan baik.

Dengan kondisi itu, proses kaburnya Cai Changpan dari dalam ruang tahanan dapat dengan mudah dilakukan. Selain membantu membuat lubang untuk kabur, diduga ada keterlibatan pihak lain dalam proses pelarian.

Pasalnya, Cai Changpan yang merupakan WN China itu, pastinya tak akan paham dengan kondisi Jakarta. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan pihak Lapas mengenai kaburnya tahanan tersebut.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya