backgroud
logo

Bisnis

 

PT KAI Gratiskan KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat hingga Akhir September

PT KAI Gratiskan KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat hingga Akhir September

 
PT KAI Gratiskan KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat hingga Akhir September
PT KAI Gratiskan KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat hingga Akhir September. (pt kai)
WJtoday
Senin, 21 September 2020 | 13:57 WIB
WJtoday, Cianjur - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bebas pembayaran  untuk KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat selama 10 hari, 21-30 September 2020.

Hal ini disampaikan dalam acara peresmian PT KAI yang memperpanjang relasi KA Siliwangi dari sebelumnya Sukabumi–Ciranjang pp menjadi Sukabumi–Cipatat pp mulai keberangkatan 21 September 2020.

Peresmian reaktivasi tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi oleh jajarannya, yang turut dihadiri pula oleh Anggota Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, dan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Stasiun Cipeuyeum, Senin (21/9/2020).

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan tarif Rp0 ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. KAI menggratiskan tiket KA Siliwangi untuk rute Ciranjang–Cipatat pp.

Meski gratis, masyarakat tetap harus membeli tiket seharga Rp0 di loket stasiun yang dilayani KA Siliwangi yaitu Stasiun Sukabumi, Gandasoli, Cireungas, Lampegan, Cibeber, Cianjur, Ciranjang, Cipeuyeum, dan Cipatat yang dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Sedangkan untuk tiket KA Siliwangi rute Sukabumi–Cipatat pp tetap dikenakan tarif Rp3.000 dan dapat dipesan di aplikasi KAI Access mulai H-7 sebelum keberangkatan.

“Adanya tarif promo dan perpanjangan rute ini, KAI berharap dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api,” jelasnya.

Relasi yang diperpanjang sejauh 15 km ini dapat terealisasi usai rampungnya reaktivasi jalur KA Cianjur–Ciranjang-Cipatat sepanjang 30 km oleh Kementerian Perhubungan.

“Perpanjangan operasi KA Siliwangi ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian daerah,” ujarnya.

Dengan kereta api, masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang tidak hanya murah, tapi aman, nyaman, bebas dari kemacetan, selamat, dan sehat sampai di tujuan.  


Stasiun Ciranjang Resmi Beroperasi
Kementerian Perhubungan meresmikan reaktivasi jalur rel kereta api Ciranjang-Cipatat guna mempermudah akses bagi pengguna KA warga Bogor yang akan ke Bandung, tidak perlu ke Jakarta.

“Manfaat yang tidak kalah penting yaitu jalur ini nantinya akan menjadi jalur alternatif kereta api dari Bogor ke Bandung di mana masyarakat Bogor tidak perlu ke Jakarta jika mau ke Bandung dengan moda kereta api, karena bisa melalui jalur ini,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri saat peresmian jalur KA tersebut yang disiarkan secara virtual di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Zulfikri menjelasan reaktivasi jalur KA Ciranjang-Cipatat ini merupakan kelanjutan dari proyek reaktivasi jalur KA Cianjur-Ciranjang yang telah selesai dan beroperasi pada 2019.

Lintas Ciranjang-Cipatat ini adalah segmen kedua dari rencana tiga segmen program reaktivasi jalur Kereta api Cianjur-Padalarang dengan rincian yaitu segmen pertama Cianjur-Ciranjang sepanjang 15 kilometer, segmen kedua Ciranjang-Cipatat sepanjang 15 kilometer dan segmen ketiga Cipatat-Padalarang sepanjang 13.8 kilometer.

“Untuk segmen ketiga ini dengan melihat kondisi geografis yang sangat sulit, gradien yang sangat tinggi, maka saat ini masih dalam studi trasenya, diharapkan tahun 2022 segmen ketiga akan dimulai pembangunannya,” ujarnya.

Reaktivasi Jalur Ciranjang-Cipatat ini berasal dari APBN Tahun 2019 sebesar Rp118,8 miliar dengan beberapa pekerjaan, antara lain peningkatan jalur dengan penggantian rel KA R.33 menjadi rel R.54 dan juga normalisasi badan jalan.

Dia menambahkan manfaat yang diperoleh dari hasil pembangunan ini antara lain peningkatan keselamatan dan kenyamanan, peningkatan aksesibilitas dan mobilitas, serta memperlancar roda perekonomian.

“Kita berharap dengan beroperasinya jalur ini mobilitas orang dan barang (logistik) di sekitar wilayah ini jadi lebih mudah dan efisien. Selain itu dengan pengoperasian jalur ini akan ada peningkatan kapasitas lintas dari yang semula tiga perjalanan KA menjadi tujuh perjalanan KA,” katanya.  ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya