backgroud
logo

Hukum dan Kriminal

 

KPK Perpanjang Panahanan Tersangka Kasus RTH Kota Bandung DS

KPK Perpanjang Panahanan Tersangka Kasus RTH Kota Bandung DS

 
KPK Perpanjang Panahanan Tersangka Kasus RTH Kota Bandung DS
KPK Perpanjang Panahanan Tersangka Kasus RTH Kota Bandung DS. (antara)
WJtoday
Sabtu, 26 September 2020 | 08:38 WIB
WJtoday, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan terhadap  Dadang Suganda (DS), tersangka kasus korupsi pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung pada 2012 dan 2013.

"Penyidik KPK memperpanjang penahanan untuk tersangka DS berdasarkan penetapan ketua PN Bandung yang kedua selama 30 hari dimulai 28 September 2020 sampai 27 Oktober 2020 di Rutan KPK Gedung Merah Putih," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Ia mengatakan, penyidik segera menyelesaikan pemberkasan perkara untuk tersangka Dadang agar dapat segera disidangkan. 

Diketahui, Dadang telah diumumkan sebagai tersangka pada 21 November 2019.

Dalam proses pengadaan tanah terkait RTH itu, Pemerintah Kota Bandung tidak membeli langsung dari pemilik tanah, namun diduga menggunakan makelar, yaitu anggota DPRD Bandung periode 2009–2014, Kadar Slamet dan Dadang.

Proses pengadaan dengan perantara Dadang dilakukan melalui kedekatannya dengan Sekretaris Daerah Bandung, Edi Siswadi.

Edi Siswadi memerintahkan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Bandung saat itu, Herry Nurhayat, untuk membantu Dadang dalam proses pengadaan tanah itu.

Dadang kemudian membeli tanah pada sejumlah pemilik tanah atau ahli waris di Bandung dengan nilai lebih rendah dari NJOP setempat. Setelah tanah tersedia, Pemerintah Kota Bandung membayarkan Rp43,65 miliar pada dia. Namun, dia hanya memberikan Rp13,5 miliar pada pemilik tanah.

Diduga Dadang diperkaya sekitar Rp30 miliar. Sebagian dari uang itu, sekitar Rp10 miliar diberikan pada Siswadi yang akhirnya digunakan untuk menyuap hakim dalam perkara bantuan sosial di Pengadilan Negeri Bandung.  ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya