backgroud
logo

Buletin

 

KI Jabar: Badan Publik Wajib Segera Berikan kepada Masyarakat Informasi Virus Corona

KI Jabar: Badan Publik Wajib Segera Berikan kepada Masyarakat Informasi Virus Corona

 
KI Jabar: Badan Publik Wajib Segera Berikan kepada Masyarakat Informasi Virus Corona
Ijang Faisal: Badan Publik Wajib Segera Berikan kepada Masyarakat Informasi Virus Corona. (AP)
bambang mulyono
Senin, 27 Januari 2020 | 13:51 WIB
WJtoday, Bandung - Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat (Jabar)  Ijang Faisal mengatakan: ada beberapa jenis informasi yang diatur di dalam UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, salah satunya adalah Informasi yang Wajib Diumumkan secara Serta-merta. 

"Di dalam pasal 10 ayat (1) disebutkan bahwa Badan Publik wajib mengumumkan secara serta-merta suatu informasi yang dapat mengancam hajat hidup orang banyak dan ketertiban umum." kata Kang Ijang, sapaan akrabnya, melalui keterangan tertulis yang diterima WJtoday.com, Senin (27/1/2020).

 "Kemudian didalam ayat (2) menyebutkan bahwa; Kewajiban menyebarluaskan Informasi Publik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan dengan cara yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan dalam bahasa yang mudah dipahami." imbuhnya.

Terkait wabah virus corona yang sedang menjadi perhatian warga di seluruh dunia, Kang Ijang mengutarakan, informasi terkait hal tersebut merupakan jenis informasi yang wajib diumumkan serta merta.

"Informasi mewabahnya virus corona adalah merupakan jenis informasi yang 'Wajib Diumumkan secara Serta-merta', karena penularan jenis virus tersebut dapat mengancam keselamatan orang banyak dan dapat mengganggu hajat hidup orang banyak pula”. tegasnya.

Kang Ijang mengungkapkan, bahwa Badan Publik Pemerintahan di Jabar baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, maupun badan publik lainnya khususnya instansi yang terkait dengan pelayanan kesehatan masyarakat wajib menyikapi secara serius mengenai informasi mewabahnya penyebaran virus corona yang sedang menjadi perhatian dunia saat ini. 

Ketua Komisi Informasi Jabar Ijang Faisal.

Dan setelah itu mereka wajib dengan segera memberikan informasi akurat terkait informasi tersebut kepada publik.

"Mewabahnya virus corona di beberapa negara tetangga harus disikapi secara serius dan penuh antisipasi bukan saja, oleh otoritas kesehatan pemerintah pusat, tetapi juga harus diantisipasi oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota. Dinas-dinas kesehatan di daerah yang menjadi pintu masuk orang, khususnya di daerah-daerah perbatasan, harus lebih intens memastikan peredaran orang masuk secara steril." papar Kang Ijang.


Menurutnya, termasuk daerah-daerah wisata, bandara, stasiun dan seluruh daerah perbatasan seperti pangandaran, pelabuhanratu dan daerah lain yang dianggap punya potensi peredaran orang signifikan. Demikian juga dengan pihak Angkasa Pura, PT KAI dan maskapai penerbagangan,".

Perlu juga diwaspadai apakah virus corona tersebut dapat menyebar menggunakan media selain manusia, mengingat banyaknya barang masuk dari luar yang bisa dengan mudah berpindah tangan.

"Untuk itu langkah cepat harus segera diambil untuk memastikan virus corona tidak menyebar di daerah-daerah di Jabar khususnya."  tutup Kang Ijang. ***

pam / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya