backgroud
logo

Nasional

 

Pemindahan Ibu Kota Sesuai Rencana

Pemindahan Ibu Kota Sesuai Rencana

 
Pemindahan Ibu Kota Sesuai Rencana
Presiden mengatakan pemindahan ibu kota sesuai rencana.
WJtoday
Minggu, 9 Februari 2020 | 17:17 WIB
WJToday,Canbera - Pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur (Kaltim) diyakini sesuai rencana, yakni terlaksana pada 2024. "Iya sesuai rencana seperti itu, Insya Allah pindah kita," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Mount Ainslie, Canberra, Australia, Minggu (9/2).

Di Mount Ainslie, bukit dengan ketinggian 843 meter di Canberra, mantan Wali Kota Solo ini mengatakan lomba desain ibu kota baru sudah dimulai setahun yang lalu, bahkan studinya sudah dimulai lima tahun yang lalu.

"Dan sudah kita memutuskan, sekarang tinggal menunggu UU di DPR. Kalau sudah ada UU tinggal kita lakukan land clearing, lalu kita lakukan pembangunan infrastruktur dasar. Saya kira itu yang akan kita lakukan," ungkapnya ditemani Chief Executive National Capital Authority Canberra Sally Barnes.

Diketahui, rencananya pada 2024 Ibu Kota Negara Indonesia sudah pindah ke ibu kota baru, terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pada 23 Desember 2019 lalu, sudah ditetapkan desain dengan judul "Nagara Rimba Nusa" sebagai Pemenang Pertama Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara. Konsep itu ditawarkan oleh tim Urban+ dengan membawa keseimbangan antara tata kota modern, pembangunan manusia, sifat manusia, dan kelestarian alam.

Lokasi ibu kota baru berbukit-bukit karena merupakan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare, ditambah kawasan cadangan sehingga totalnya mencapai 410 ribu hektare, dengan kawasan inti seluas 56 ribu hektare.

Jokowi menargetkan pembentukan Badan Otorita Ibu Kota paling lambat Januari 2020. Proses selanjutnya akan dilakukan pembahasan undang-undang untuk mendukung pendirian ibu kota yang masuk dalam omnibus law. Ada 14 UU yang terkait dengan UU Ibu Kota masuk ke dalam omnibus law dan ditargetkan selesai pada April 2020.

Selanjut pada Juni 2020, detail engineering design (DED) sudah rampung karena pada akhir Desember 2019 gagasan besar untuk desain sudah masuk ke hal yang lebih mendetail.

Tiga tokoh internasional dilibatkan sebagai Dewan Pengarah ibu kota baru, yakni: Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed Zayed bin Al Nahyan, CEO Softbank Masayoshi Son dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.***

WJT / Wan

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya