backgroud
logo

Politik

 

Gerebek PSK, 'Sidang' Gerindra untuk Andre Rosiade Tertutup

Gerebek PSK, 'Sidang' Gerindra untuk Andre Rosiade Tertutup

 
Gerebek PSK, 'Sidang' Gerindra untuk Andre Rosiade Tertutup
Andre akan menghadap Majelis Kehormatan Partai Gerindra untuk memberikan klarifikasi.
WJtoday
Selasa, 11 Februari 2020 | 11:41 WIB
WJToday,Jakarta - DPP Partai Gerindra menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Andre Rosiade pada Selasa (11/2/2020) siang ini. Pertemuan itu akan dilakukan tertutup.

Agenda pemanggilan tersebut menyusul polemik yang dibuat Andre atas tindakanya yang menggerebek seorang PSK di Kota Padang.

"Betul kami dari Majelis Kehormatan DPP menjadwalkan pemanggilan untuk Pak Andre siang ini pukul 13.00 WIB di DPP," kata Anggota Majelis Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (11/2/2020).

Habiburokhman mengatakan bahwa nantinya Andre akan menghadap Majelis Kehormatan Partai Gerindra untuk memberikan klarifikasi. Adapun klarifikasi tersebut bersifat internal.

"Majelis meminta klarifikasi beliau soal peristiwa di Padang itu. Acara klarifikasi sifatnya internal. Sebagai anggota Majelis saya tidak boleh memberi pernyataan tentang substansi masalah," ujar Habiburokhman.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sumfi Dasco Ahmad mengatakan bahwa pemanggilan oleh DPP terhadap Andre Rosiade dalam kaitan kasus dugaan penjabakan PSK akan dilakukan hati ini.

Andre akan diminta klarifikasi oleh Majelis Kehormatan Partai Gerindra.


"Andre Rosiade diminta klarifikasinya besok di Majelis Kerhormatan Partai Gerindra untuk menjelaskan segala sesuatu yang terjadi berkaitan dengan persoalan yang ada di Sumbar," ujar Dasco Senin kemarin.

Dasco mengatakan pemanggilan tersebut sengaja dilakukan, sebab Majelis Kehormatan Partai Gerindra memandang penting tindakan Andre dalam menggerebek PSK di Kota Padang yang kini menuai polemik.

"Kan itu sudah banyak di media massa dan menarik perhatian masyarakat. Nah di internal Gerindra juga banyak pertanyaan-pertanyaan yang mesti diklarifikasi yang bersangkutan supaya clear di majelis kehormatan partai," terang Dasco.***

WJT / Wan

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya