backgroud
logo

Ekspresi

 

Beatout Hardcore Hadir Menyerang Lawan Keterpurukan

Beatout Hardcore Hadir Menyerang Lawan Keterpurukan

 
Beatout Hardcore Hadir Menyerang Lawan Keterpurukan
Band Beatout Hardcore saat talk show dalam event Hoobies Day Out, Jumat (14/2/2020). (wjtoday.com/yuga m hassani)
yuga m hassani
Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:26 WIB
WJtoday, Bandung - Beatout Hardcore merupakan band pendatang baru yang berasal dari Bandung. Meskipun sebenarnya para personelnya bukan orang-orang baru dalam scene musik Bandung.

Berdiri pada 2019 akhir, Beatout Hardcore diisi 4 personel, yakni Lae (vokal), Ndiw (gitar), Izal (bass), dan Billal (drum).

Beatout memiliki arti nama menyerang. Melalui kata menyerang tersebut, Beatout Hardcore ingin pada 2020 ini bisa menyerang atau bangkit dari keadaan sebelumnya.

"Beatout ini artinya kan menyerang, kami ingin menyerang atau bangkit dari keadaan sebelumnya. Yang memang hampir semua personel kami sebelumnya memiliki band, namun memang tidak pada berkembang," ucap Bilal drummer dari Beatout Hardcore saat ditemui dalam event Hoobies Day Out di Artifex Space, Jalan Martanegara Kota Bandung, Jumat (14/2/2020) malam.

Dari segi musik, Bilal menyebutkan bahwa Beatout Hardcore lebih condong pada genre musik 2 band top dunia. Yakni Terror dari Los Angeles, California; dan band hardcore asal Prancis, Rise of The North Star.

"Kami lebih condong ke 2 band tersebut. Namun tetap kami juga mempunyai karakter sendiri. Tidak betul-betul sama dengan kedua band tersebut," tegasnya.

Dia memaparkan bahwa bandnya itu lebih bersikap realistis. Hal itu dibuktikan dengan proses penggarapan single dengan title Romansa Tua.

"Kami ingin realistis aja, salah satunya dengan single Romansa Tua yang saat ini sedang kami garap," kata Bilal.

Bilal memaparkan, single Romansa Tua tersebut menceritakan tentang seorang yang bertahan hidup untuk suatu kehormantannya. 

"Romansa Tua itu tentang seorang yang bertahan hidup. Istilahnya dia bertahan untuk tidak selalu ditindas oleh orang lain," jelas Bilal.

Di menyebutkan, Beatout Hardcore belum akan menjajal setiap gigs-gigs yang ada. Namun pihaknya menegaskan Beatout akan memfokuskan untuk membuat materi.

"Kami ingin fokus membuat materi hingga menjadi album. Baru setelah kita punya album, kita akan menjajal setiap gigs," paparnya.

Bilal berharap dengan hadirnya Beatout di scene musik underground, bisa mendongkrak kembali jenis musik khas Bandung ini.

"Saya juga berharap dengan hadirnya kami, scene Bandung bisa kembali berjaya. Kemudian untuk para personel Beatout sendiri semoga bisa terus solid," pungkasnya. ***

ymh / dms

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya