backgroud
logo

Nasional

 

WN China Disebut Positif Corona Sepulang dari Bali, Terinfeksi Saat Sudah di Negaranya

WN China Disebut Positif Corona Sepulang dari Bali, Terinfeksi Saat Sudah di Negaranya

 
WN China Disebut Positif Corona Sepulang dari Bali, Terinfeksi Saat Sudah di Negaranya
ilustrasi. (antara)
WJtoday
Senin, 17 Februari 2020 | 21:29 WIB
WJtoday, Denpasar - Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengungkap hasil penelusuran wisatawan China bernama Jin yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona. Disebutkan, Jin positif Corona sepulang dari liburan di Bali. 

Jin bersama dua keluarganya terlacak pernah menginap di tiga hotel selama  Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan Jin.

"Sudah dicek dari fisik dan klinis, tidak ada yang sakit (orang-orang yang pernah kontak dengan Jin)," ujar Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Senin (17/2/2020).

Selain hotel, petugas Dinas Kesehatan Bali juga memeriksa jasa biro perjalanan wisata yang dipakai Jin saat berkeliling Bali. Dari hasil pemeriksaan tersebut, juga tidak ada yang terindikasi sakit. 

"Yang jelas tidak ada yang terpapar virus. Kalau saat itu dia membawa virus, artinya kan ada orang sakit di Bali. Sekarang hari ke 26, dan virus itu inkubasi 14 hari. Artinya tidak ada virus," jelas Suarjaya. 

Dengan pemeriksaan yang sudah dilakukan, Suarjaya semakin berkeyakinan bahwa wisatawan China tersebut terjangkit Covid-19 saat sudah berada di negaranya. 

Meski demikian, pihaknya terus memberikan imbauan kepada akomodasi wisata di Bali. Ia memerintahkan pihak hotel lebih sigap. Bila ada wisatawan yang demam, Informasi tersebut harus segera disampaikan ke Dinas Kesehatan. 

"Kerjasama kami sama hotel sudah pasang early warning, diinformasikan ke kami," katanya, 

"Setelahnya akan kami cek apakah yang bersangkutan sempat ke daerah terpapar, atau gejala klinis. Kalau ada langsung kami bawa ke rumah sakit rujukan." pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, mengenai warga negara China positif virus corona COVID-19. Dilaporkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Kota Huainan, Provinsi Anhui, sebelumnya Jin dikabarkan sempat berkunjung ke Bali di akhir Januari lalu.

Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Anhui, Jin disebut terbang ke Bali dari Wuhan pada tanggal 22 Januari. Setelah itu, dia melakukan perjalanan ke Shanghai pada tanggal 28 Januari.

Sekjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr Achmad Yurianto, menyebut melihat tanggal kejadian pihaknya melakukan penelusuran mulai dari tanggal 12 Januari. 

"22 (Januari) masuk, tetapi saya sisir dari 12 sampai 28 karena data cuma menyebut Jin," sebutnya.

Sesuai dengan pernyataan resmi CDC Huainan, pasien disebut terdiagnosa positif pada tanggal 5 Februari. Oleh karena itu Kemenkes memperkirakan pasien terinfeksi sekitar tanggal 27-28 Januari.

"Kalau kita hitung mundur 10 hari, ketemu tanggal 27 atau 28. Itu sudah mepet waktu pulang. Tentunya kita berpikir tanggal 27 dulu, kalau 27 dia masih di Indonesia," jelasnya.

Tidak sampai disitu, Kemenkes juga melakukan pengecekan spesimen yang dikumpulkan Balitbangkes dari Bali pada rentang waktu sama. Disebutkan ada sekitar 14 spesimen yang semuanya negatif.

Kabar terakhir dari Kedutaan Besar RI di Shanghai menyebut Jin dirawat di rumah sakit khusus pada tanggal 5 Februari dan telah dinyatakan sembuh sehingga boleh kembali ke rumah di tanggal 10 Februari. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya